Sel. Agu 16th, 2022

Presiden Amerika Serikat, Joe Biden, bersumpah akan membantu militer Taiwan jika China berani menginvasi wilayah itu, Senin (23/5).


“Ya, itu menjadi komitmen kami,” kata Biden saat ditanya wartawa apakah militer AS akan mengintervensi jika China menginvasi dan mengambil Taiwan secara paksa.

Biden kemudian melanjutkan, “Kami sepakat dengan kebijakan Satu China. Kami menandatangani itu, tapi ide mengambil paksa [Taiwan] tak sesuai.”

Pernyataan yang diyakini akan membuat China kepanasan itu diutarakan Biden di Tokyo, Jepang, dalam turnya ke Asia Timur.

Orang nomor satu di AS itu juga memperingatkan China tak boleh menginvasi Taiwan karena bisa menyebabkan masalah yang serius.

“Ini akan merusak seluruh kawasan dan menjadi tindakan lain yang serupa dengan apa yang terjadi di Ukraina.”

Biden kemudian menghubungkan upaya Barat yang dinilai berhasil melawan invasi Rusia di Ukraina, dengan pelajaran yang mungkin bisa dipetik Beijing soal Taiwan.

“Sinyal seperti apa yang dikirim untuk China terkait konsekuensi dan biaya jika merebut Taiwan dengan paksa?” ucap Biden.

Biden mengatakan China juga tak punya yurisdiksi untuk mengambil paksa Taiwan. Ia berharap invasi China ke Taiwan tak akan terjadi.

“Ini bergantung seberapa kuat dunia menjelaskan [akan ada biaya untuk invasi],” ujar Biden.

perdagangan hingga isu kawasan.

Terkait isu kawasan, AS mendukung Taiwan yang ingin memerdekakan diri. Sementara itu, China mengecam negara-negara yang mendukung Taiwan, wilayah yang diklaim Beijing pembangkang karena ingin memerdekakan diri. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.