Sen. Jul 4th, 2022

Banyak orang mengira SEO adalah cara agar website menyabet ranking teratas di Google. Padahal, konsep itu cuma kulitnya saja, lho.

Jika Anda masuk lebih dalam, ternyata search engine optimization itu tidak hanya bicara tentang ranking saja. Nyatanya, SEO mampu meningkatkan kualitas dan kuantitas traffic yang masuk ke website dan blog Anda.

Itu artinya, visitor tidak hanya asal mampir ke website Anda. Tapi, juga ikut melancarkan Anda dalam meraih tujuan website. Baik itu meningkatkan branding hingga mendongkrak angka transaksi.

Pasti, Anda makin tertarik belajar apa itu SEO, bukan? Tanpa berlama-lama, mari tuntaskan rasa ingin tahu Anda di artikel ini!

Apa Itu SEO?

SEO adalah kependekan dari “search engine optimization.” Teknik ini merupakan upaya mengoptimasi website agar mendapat ranking teratas di hasil pencarian Google.

Dengan SEO, situs akan mudah orang temukan sehingga berpotensi menyedot lebih banyak traffic.

Pertanyaannya, dari sekian banyak mesin pencari (Yahoo!, Bing, Amazon, dll), kenapa sih harus mengutamakan SEO Google?

Jawabannya sederhana: Google adalah search engine favorit bagi mayoritas pengguna internet.

Buktinya, setiap hari ada sekitar 3,5 miliar pencarian lewat Google. Tak heran, Google menguasai 90% pangsa pasar mesin pencari (Statista).

Oleh sebab itu, SEO Google cukup menentukan keberhasilan web. Dengan search engine optimization yang oke, website akan menjaring lebih banyak potensi traffic.

Bahkan faktanya, 53% traffic website datang dari pencarian organik (SEO). Pencarian organik yaitu aktivitas mencari informasi dengan memasukkan keyword tertentu ke Google.

Dan bukan sekadar traffic, jangkauan audiens Anda juga tepat alias sesuai tujuan situs (meningkatkan branding, bertransaksi, sumber informasi, dll). Penasaran kan kenapa bisa begitu?

Nah sebelum membahas manfaat SEO, sebaiknya Anda pahami dulu perbedaan SEO dan SEM.

Perbedaan SEO vs SEM

Meski terdengar mirip, SEO adalah hal yang berbeda dengan SEM (Search Engine Marketing). Perbedaan SEM vs SEO yaitu pada fokusnya.

SEO Google fokus untuk meningkatkan performa website, sedangkan SEM fokus menjaring hasil (traffic hingga konversi) secara instan. Info lengkapnya, mari simak perbedaan SEM dan SEO berikut.

Meskipun SEM mampu mendatangkan hasil secara instan, bukan berarti SEO website tidak efektif.

Buktinya, 70-80% orang mengabaikan hasil pencarian berbayar dan lebih memilih konten yang naik secara organik. Sebab, banyak orang malas mengklik konten yang ada embel-embel iklannya.

5+ Manfaat SEO Bagi Website dan Bisnis

Mungkin Anda bertanya-tanya, kenapa sih tetap harus menerapkan SEO website? Padahal kan bisa promosi situs lewat channel marketing lainnya. Misalnya memasang link website di bio Instagram, memakai fitur swipe up, dan sebagainya.

Nah, perlu Anda ketahui, sebagian besar traffic—terutama website bisnis—itu datangnya dari mesin pencarian. Mau apapun bidang industrinya: teknologi, fesyen, kesehatan, dan sebagainya.

1. Memudahkan Audiens Menemukan Website

SEO adalah strategi jitu untuk memudahkan target audiens menemukan website Anda. 

Alasannya, search engine optimization memungkinkan situs Anda nangkring di halaman pertama Google. Posisi ini jelas berpengaruh terhadap traffic. Mengingat, 75% orang malas scrolling ke halaman kedua dan seterusnya.

Ibaratnya seperti membuka kulkas yang penuh berisi kaleng minuman. Pasti, Anda lebih memilih mengambil kaleng di barisan paling depan daripada repot-repot merogoh ke ujung rak, bukan?

2. Menjaring Target Audiens yang Tepat

Tak hanya membantu audiens menemukan website, SEO Google juga memungkinkan Anda menjaring target audiens yang tepat.

Alasannya, Anda bisa membidik kata kunci sesuai dengan search intent atau tujuan audiens dalam menelusuri keyword tertentu. 

Misalnya, search intent website Anda adalah mengedukasi audiens terkait informasi tertentu. Sebagai pebisnis skin care yang sudah riset, Anda tahu target audiens lagi penasaran dengan Niacinamide.

Alhasil, Anda membuat konten blog seputar manfaat Niacinamide, sekaligus menginfokan bahwa brand Anda mengandung zat tersebut. Dengan menerapkan teknik SEO, konten ini tentunya berpotensi ditemukan oleh target audiens Anda lewat Google.

Ditambah lagi algoritma Google mengutamakan pengalaman pencarian yang unik.

Artinya, algoritma Google akan menentukan rekomendasi konten yang muncul pada halaman pencarian ikut mempertimbangkan karakteristik audiens. Mulai dari lokasinya, histori penelusuran, dan sebagainya.

Artinya, dengan menerapkan search engine optimization, konten-konten website Anda akan lebih berpotensi tampil ke audiens yang Anda targetkan. Alhasil, peluang traffic dan konversi pun meningkat.

3. Membangun Brand Awareness

Cara paling simpel yang bisa orang lakukan untuk menemukan produk yang mereka inginkan yaitu: mencari info di Google.

Bahkan menurut ReviewTrackers, 63% orang lebih memilih mencari produk di Google dibandingkan situs review lainnya.

Itu artinya, Google memanglah tempat strategis untuk memperkenalkan suatu produk atau membangun brand awareness.

Eh konten website saya udah ada yang muncul di halaman pertama Google tapi kok brand saya tetap kurang populer ya?

Nah, manfaat SEO memang tidak datang secara instan. Kira-kira, calon pelanggan baru percaya dan tertarik dengan brand Anda setelah 3-5 kali menemukan konten yang Anda buat.

Jadi semakin sering website Anda tampil di halaman pertama Google untuk kata kunci yang relevan, makin besar pula brand awareness yang Anda dapatkan.

4. Sebagai Investasi Jangka Panjang

Search engine optimization adalah investasi jangka panjang. Sebab, SEO Google mampu memperbesar kesempatan bisnis. Apalagi, hasil pencarian yang relevan bisa mempengaruhi 39% keputusan calon pembeli. 

Dengan membangun traffic secara alami, posisi situs di Google lebih kuat dan bisa bertahan untuk waktu yang lama.

Lain halnya dengan PPC yang jika Anda berhenti membayar, traffic langsung terjun bebas ke 0. Pasalnya, situs Anda akan segera tersingkir dari ranking atas.

Itulah sebabnya meski SEO dan SEM sama-sama berpotensi mengeluarkan uang, kami tetap merekomendasikan Anda mengoptimasi SEO website.

5. Meningkatkan Penjualan dan Konversi

Manfaat SEO berikutnya, meningkatkan penjualan dan konversi.

Nyatanya, 75% pengusaha juga berpendapat bahwa SEO menghasilkan lebih banyak pelanggan daripada trik marketing lainnya. Bahkan, tingkat konversinya mencapai 14,6%.

Alasannya, SEO mampu menjangkau target audiens lebih luas dengan lebih efektif. Beda dengan trik marketing lain. Media sosial misalnya, yang hanya mampu menyasar pengguna apps terkait (Instagram, YouTube, dll).

Apalagi pengguna Google jauh lebih banyak daripada platform lainnya, yaitu sekitar 4,39 miliar pengguna internet.

Dan bukan sembarang audiens, traffic yang datang bisa Anda olah menjadi banyak hal. Yang tadinya baru calon pelanggan potensial, hingga menjadi pelanggan sungguhan.

6. Membangun Top-of-Mind Brand

Top-of-mind brand adalah brand yang pelanggan ingat pertama kali saat memikirkan kategori produk. Misalnya, kalau ngomongin air mineral, sebagian besar orang akan menyebut Aqua.

Nah ternyata, top-of-mind brand ini bisa Anda bangun lewat SEO, lho.

Seperti yang Anda tahu, SEO adalah investasi jangka panjang. Saat web Anda sudah berhasil menguasai halaman pertama Google, situs Anda akan memiliki akar yang lebih kuat sehingga tidak mudah tergeser.

Karena kredibilitas website sudah mulai terbukti, konten-konten website Anda yang lain pun lebih mudah mendapat kepercayaan dari Google.

Apalagi, Anda sudah punya traffic dan Google juga suka merekomendasikan kembali situs yang pernah audiens kunjungi sebelumnya.

Dengan begitu, audiens pun tidak akan mudah lupa dengan Anda. Soalnya, konten Anda nongol terus di hasil pencarian mereka meski dengan kata kunci yang berbeda.

Dan kalau Anda berhasil menguasai halaman pertama Google, calon pelanggan sudah malas melirik toko tetangga. Di pikiran mereka, yang bagus ya yang berhasil ranking teratas di Google.

Selain itu, website bisnis yang berada di peringkat teratas biasanya menyediakan informasi yang lengkap. Tak heran, audiens menganggap bisnis Anda selalu menyediakan informasi hingga produk yang mereka butuhkan. Alhasil, top-of-mind awareness audiens pun makin terbentuk.

Sekarang, pasti Anda makin tertarik belajar SEO. Nah sebelum terjun lebih jauh, sebaiknya Anda pahami dulu jenis-jenis SEO dan pilih mana yang ingin Anda fokuskan terlebih dahulu.

Jenis-Jenis SEO

Optimasi SEO itu ada tiga jenis: on page, off page, dan technical. Meski sama-sama bertujuan meroketkan ranking website, fokus ketiga jenis SEO ini berbeda. Berikut penjelasan lengkap jenis-jenis SEO:

1. SEO On Page

Tujuan: mengoptimasi konten website sehingga mudah ditemukan target pasar

SEO on page adalah upaya untuk mengoptimasi SEO pada bagian depan website. Aspek-aspek yang dimaksimalkan yaitu:

  • Permalink;
  • Judul konten;
  • Struktur konten;
  • Gambar konten;
  • Sebaran keyword;
  • Kualitas konten;
  • Internal link;
  • Elemen SEO (meta description, tag, dll);

Dengan SEO on page, konten Anda akan lebih mudah mejeng di Google. Dan semakin relevan isi konten dengan keyword yang Anda bidik, kebutuhan audiens pun makin terjawab dan Google akan meroketkan ranking website Anda.

Sebagai catatan, jenis SEO ini yang paling mudah diterapkan dan wajib Anda kuasai, lho. Jadi jika Anda baru memulai belajar search engine optimization, silakan terlebih dulu asah pemahaman tentang SEO on page.

2. SEO Off Page

Tujuan: membantu Google memahami seberapa besar manfaat dan relevansi konten bagi orang lain

SEO off page adalah upaya untuk mengoptimasi SEO di luar website. Berikut aspek-aspek SEO off page yang bisa Anda tingkatkan:

  • Link building (aktivitas untuk mendapatkan link dari website lain alias backlink);
  • Peningkatan DA (Domain Authority: skor untuk memprediksi peluang ranking website di Google);
  • Peningkatan PA (Page Authority: skor yang menunjukkan peluang sebuah halaman website berada di ranking teratas Google);
  • Promosi konten lewat sosial media dan channel marketing lainnya;
  • Guest blog (kegiatan untuk memasang artikel berkualitas Anda di website lain yang di dalamnya terdapat backlink ke situs Anda).

Dengan SEO off page yang kuat, Google akan tambah yakin kalau situs Anda bermanfaat bagi orang lain. Alhasil, kredibilitas situs dan potensi naik ranking-nya pun meningkat.

3. Technical SEO

Tujuan: mengoptimasi struktur website sehingga performanya maksimal dan diterima Google

Technical SEO merupakan usaha mengoptimasi SEO di bagian dalam website. Secara garis besar, ini aspek yang masuk wilayah  SEO technical:

  • Kecepatan website;
  • Struktur website;
  • XML Sitemap;
  • Keamanan situs (SSL);
  • Tema responsive;
  • Layout website;
  • Navigasi.

Menerapkan technical SEO, website Anda akan memiliki struktur yang bagus dan mudah dibaca oleh search engine. Alhasil, peluang Google mau mengindeks situs Anda pun lebih besar.

Eh, mengindeks situs itu maksudnya gimana ya?

Tenang, kami sudah menyiapkan penjelasannya pada bagian Cara Kerja SEO dan SERP berikut ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.